Rabu, 30 Januari 2013
Senin, 21 Januari 2013
Surga Kecil Di Tengah Belantara Rinjani
Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Gunung yang merupakan gunung berapi kedua
tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25' LS
dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena
keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman
Nasional Gunung Rinjani yang
memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga
menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.
Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.
Topografi
Gunung
Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m dpl, mendominasi sebagian besar
pemandangan Pulau Lombok bagian utara.
Di
sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m ×
4.800 m, memanjang kearah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau)
seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari
danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang
curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujairsehingga sering digunakan untuk memancing. Bagian
selatan danau ini disebut dengan Segara Endut.
Di
sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang
memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl.
Gunung kecil ini terakhir aktif/meletus sejak tanggal 2 Mei 2009 dan sepanjang
Mei, setelah sebelumnya meletus pula tahun 2004.[2][3] Jika letusan tahun 2004
tidak memakan korban jiwa, letusan tahun 2009 ini telah memakan korban jiwa
tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok
(Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak.[4] Sebelumnya, Gunung Barujari
pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, dan
1994.
Selain
Gunung Barujari terdapat pula kawah lain yang pernah meletus,disebut Gunung
Rombongan.
Pendakian
Gunung
Rinjani Terletak di pulau Lombok, Untuk menuju Gunung Rinjani, anda dapat
menggunakan bus langsung Jakarta-Mataram, setelah sampai di mataram anda menuju
ke desa sembalun atau bisa juga ke desa senaru menggunakan kendaraan
setempat.atau menggunakan penerbangan dari Jakarta, Surabaya, dan Denpasar
menuju ke bandara selaparang mataram - Lombok.
Rinjani
memiliki panaroma paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap
tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal,
mahasiswa, pecinta alam.
Suhu
udara rata-rata sekitar 20 °C; terendah 12 °C. Angin kencang di
puncak biasa terjadi di bulan Agustus.
Selain
puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau
terletak di ketinggian 2.000m dpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki
dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua entry point terdekat di
ketinggian 600m dpl dan 1.150m dpl).
Kebanyakan
pendaki memulai pendakian dari rute Sembalun dan mengakhiri pendakian di
senaru, karena bisa menghemat 700m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang
tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik
(suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). krim penahan
panas matahari sangat dianjurkan.
Dari
Rute Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari
kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 7 jam menuju bibir
punggungan di ketinggian 2.641m dpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan
Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat
bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau
melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam.
Di danau kita bisa berkemah, mancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali.
Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan utk berendam di
kolam air panas dan mancing.
Untuk
mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah
barat setinggi 700m dan menaiki punggungan setinggi 1.000m yang ditempuh dlm 2
tahap 3 jam dan 4 jam. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, camp terakhir
untuk menunggu pagi hari. Summit attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari
untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan
menuju Puncak tergolong lumayan; karena meniti di bibir kawah dengan margin
safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, tanah. 200 meter ketinggian terakhir
harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti setengah
langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat highlander - ini tempat yang
paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dgn pemandangan
alamnya yang indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan
Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk
mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan
"passion".
Keseluruhan
perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam, atau jika hendak
melihat dua objek lain: Gua Susu dan gunung Baru Jari (anak gunung Rinjani
dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu dua hari perjalanan.
Persiapan logistik sangat diperlukan, tetapi untungnya segala sesuatu bisa
diperoleh di desa terdekat. Tenda, sleeping bag, peralatan makan, bahan makanan
dan apa saja yang diperlukan (termasuk radio komunikasi) bisa disewa dari
homestay-homestay yang menjamur di desa Senaru.m more info www.info2lombok.com
Jumat, 18 Januari 2013
Industri
Peluang Usaha dan Lapangan Kerja Industri Kreatif memiliki hubungan
dan keterkaitan satu sama lain. Di era saat ini, setelah terjadinya pergantian
masa dari pertanian dan mekanisasi lalu industrialisasi, dengan adanya kemajuan
perkembangan informasi dan teknologi kita dituntut untuk lebih kreatif.
Hal ini merupakan momentum yang sangat tepat mengingat telah terjadinya pergeseran atau transformasi pola, yaitu pola kerja, pola produksi dan pola distribusi yang seiring waktu akan menjadi faktor pendorong, baik itu mendorong maju, maupun mendorong mundur tingkat perekonomian dan kesejahteraan sosial secara umum.
Hal ini merupakan momentum yang sangat tepat mengingat telah terjadinya pergeseran atau transformasi pola, yaitu pola kerja, pola produksi dan pola distribusi yang seiring waktu akan menjadi faktor pendorong, baik itu mendorong maju, maupun mendorong mundur tingkat perekonomian dan kesejahteraan sosial secara umum.
Berdasarkan pengartian kata dasarnya, industri
merupakan proses penciptaan barang dan jasa yang mempunyai nilai tambah.
Sedangkan kreatif berarti createyaitu
proses menciptakan sesuatu. Industri Kreatif merupakan salah satu bentuk
industri yang menciptakan, memanfaatkan dan memodifikasi sumber daya atau bahan
kelola yang sifatnya inovatif, dengan kata lain pada suatu titik waktu akan
terjadi lagi penciptaan-penciptaan produk,desain dan pola dari hasil penciptaan
yang sudah ada dengan mengandalkan keahlian, bakat dan kreatifitas sebagai
kekayaan intelektual yang akan mendorong ekonomi kreatif. Hal ini sangat
berbeda dibandingkan dengan industri-industri yang memanfaatkan sumber daya
alam seperti migas (minyak dan gas) yang sudah pasti pada titik waktu tertentu
akan habis.Selain itu, melalui industri kreatif potensi peningkatan lapangan
pekerjaan juga meningkat.
Menurut Departemen Perdagangan Republik
Indonesia pengertian industri kreatif didefinisikan sebagai “Industri yang
berasal dari pemanfaatan kreativitas,keterampilan serta
bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan
pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi
dan daya cipta individu tersebut.” Ada 14 subsektoral industri kreatif
yang berpotensi menciptakanpeluang
usaha dan lapangan kerja, seperti dikuti dari blog AgusWibisono.com yaitu
:
Periklanan merupakan kegiatan yang
berkaitan dengan jasa periklanan (komunikasi satu arah dengan menggunakan
media tertentu), yang meliputi proses kreasi, produksi dan distribusi dari
iklan yang dihasilkan, misalnya: riset pasar, perencanaan komunikasi iklan, iklan
luar ruang, produksi material iklan, promosi, kampanye relasi publik, tampilan
iklan di media cetak (surat kabar, majalah) dan elektronik (Televisi dan
radio), pemasangan berbagai poster dan gambar, penyebaran selebaran, pamflet,
edaran, brosur dan reklame sejenis, distribusi dan delivery advertising
materials atau samples, serta penyewaan kolom untuk iklan.
2. Arsitektur
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan jasa desain bangunan,
perencanaan biaya konstruksi, konservasi bangunan warisan, pengawasan
konstruksi baik secara menyeluruh dari level makro (Town planning, urban design, landscape architecture) sampai
dengan level mikro (detail konstruksi, misalnya: arsitektur taman, desain
interior).
3. Pasar Barang Seni
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan
perdagangan barang-barang asli, unik dan langka serta memiliki nilai estetika
seni yang tinggi melalui lelang, galeri, toko, pasar swalayan, dan internet,
misalnya: alat musik, percetakan, kerajinan, automobile, film, seni rupa dan
lukisan.
4. Kerajinan
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi,
produksi dan distribusi produk yang dibuat dihasilkan oleh tenaga pengrajin
yang berawal dari desain awal sampai dengan proses penyelesaian produknya,
antara lain meliputi barang kerajinan yang terbuat dari: batu berharga, serat
alam maupun buatan, kulit, rotan, bambu, kayu, logam (emas, perak, tembaga,
perunggu, besi) kayu, kaca, porselin, kain, marmer, tanah liat, dan kapur.
Produk kerajinan pada umumnya hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil
(bukan produksi massal).
5. Desain
Kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi
desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, konsultasi
identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi kemasan dan jasa
pengepakan.
6. Fashion
Kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi
desain pakaian, desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainnya, produksi
pakaian mode dan aksesorisnya, konsultansi lini produk fesyen, serta distribusi
produk fesyen.
7. Video, Film & Fotografi
Kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi
produksi video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video dan
film. Termasuk di dalamnya penulisan skrip, dubbing film, sinematografi,
sinetron, dan eksibisi film.
8. Permainan Interaktif
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi,
produksi, dan distribusi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan,
ketangkasan, dan edukasi. Subsektor permainan interaktif bukan didominasi
sebagai hiburan semata-mata tetapi juga sebagai alat bantu pembelajaran atau
edukasi.
9. Musik
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan
kreasi/komposisi, pertunjukan, reproduksi, dan distribusi dari rekaman suara.
10. Seni Pertunjukan
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha
pengembangan konten, produksi pertunjukan (misal: pertunjukan balet, tarian
tradisional, tarian kontemporer, drama, musik tradisional, musik teater, opera,
termasuk tur musik etnik), desain dan pembuatan busana pertunjukan, tata
panggung, dan tata pencahayaan.
11. Penerbitan dan Percetakan
Kegiatan kreatif yang terkait dengan dengan
penulisan konten dan penerbitan buku, jurnal, koran, majalah, tabloid, dan
konten digital serta kegiatan kantor berita dan pencari berita. Subsektor ini
juga mencakup penerbitan perangko, materai, uang kertas, blanko cek, giro,
surat andil, obligasi surat saham, surat berharga lainnya, passport, tiket pesawat terbang, dan
terbitan khusus lainnya. Juga mencakup penerbitan foto-foto, grafir (engraving) dan kartu pos, formulir,
poster, reproduksi, percetakan lukisan, dan barang cetakan lainnya, termasuk
rekaman mikro film.
12. Layanan Komputer dan Piranti Lunak
Kegiatan kreatif yang terkait dengan
pengembangan teknologi informasi termasuk jasa layanan komputer,
pengolahan data, pengembangan database, pengembangan piranti lunak, integrasi
sistem, desain dan analisis sistem, desain arsitektur piranti lunak, desain
prasarana piranti lunak dan piranti keras, serta desain portal termasuk
perawatannya.
13. Televisi & Radio
Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha
kreasi, produksi dan pengemasan acara televisi (seperti games, kuis, reality show, infotainment, dan
lainnya), penyiaran, dan transmisi konten acara televisi dan radio, termasuk
kegiatan station relay (pemancar
kembali) siaran radio dan televisi.
14. Riset dan Pengembangan
Kegiatan kreatif yang terkait dengan usaha
inovatif yang menawarkan penemuan ilmu dan teknologi dan penerapan ilmu dan
pengetahuan tersebut untuk perbaikan produk dan kreasi produk baru, proses
baru, material baru, alat baru, metode baru, dan teknologi baru yang dapat
memenuhi kebutuhan pasar; termasuk yang berkaitan dengan humaniora seperti
penelitian dan pengembangan bahasa, sastra, dan seni; serta jasa konsultansi
bisnis dan manajemen.
Industri kreatif di Indonesia harus dikembangkan
karena industri kreatif dapat memberikan kontribusi ekonomi yang
signifikan dan menciptakan iklim bisnis yang positif serta membangun citra
serta identitas bangsa. Di sisi lain, industri kreatif berbasis pada
sumber daya yang terbarukan, menciptakan inovasi dan kreativitas yang merupakan
keunggulan kompetitif suatu bangsa serta memberikan dampak sosial yang positif.
Meski demikian, untuk menggerakkan industri kreatif diperlukan beberapa faktor.
Di antaranya, arahan edukatif, memberikan penghargaan terhadap insan kreatif,
serta menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Selain itu pemanfaatan industri kreatif yang ada
dapat mengurangi penggunaan sumber daya alam yang tidak terbarukan. Misalnya
pemanfaatan komoditas kayu hasil hutan. Apabila kayu tersebut hanya digunakan
sebagai produk industri kertas maka kayu tersebut akan mempunyai harga (nilai
tambah) yang sedikit bila dibandingkan dengan pemanfaatan untuk mebel atau
untuk barang kerajinan tangan, dalam hal ini mewakili industri kreatif.
Ide-ide dan kreativitas ini yang menjadi barang berharga.
Namun, ada yang menjadi penghalang besar dalam
industri kreatif, yaitu hak intelektual dan pembajakan. Aset yang berharga dari
industri kreatif adalah ide penciptaan. Ide ini bersifat abstrak namun akan
terasa manfaatnya. Ide inilah yang menciptakan nilai tambah, maka perlu adanya
pengakuan hak kekayaan intelektual (HaKI) untuk mencegah terjadinya pembajakan.
Pembajakan konten industri kreatif ( musik, film,software, desain seni dll)
dapat merugikan industri kreatif dan mematikan inovasi.
Sumber : Google.com
Perkembangan Penduduk Indonesia
Indonesia
merupakan salah satu Negara berkembang yang memiliki potensi yang sangat besar.
Selain potensi sumber daya alamnya, potensi sumber daya manusia yang banyak pun
tersedia di negeri ini. Mulai dari ujung timur hingga barat tersebar berbagai
macam kekayaan alam yang berlimpah. Namun penyebaran potensi sumber daya
manusianya tidak begitu merata.
Dalam
pendataan penduduk oleh Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Indonesia
terhitung 31 Desember 2010 mencapai 259.940.857. Jumlah ini terdiri atas
132.240.055 laki-laki dan 127.700.802 perempuan.
Dengan
peningkatan jumlah penduduk Indonesia diatas, perkembangan penduduknya tentu
menjadi sorotan banyak pihak.
Perkembangan
penduduk bisa di gambarkan berdasarkan bentuk piramida penduduk. Negara
atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah dan memiliki usia harapan
hidup tinggi, bentuk piramida penduduknya hampir menyerupai kotak, karena
mayoritas penduduknya hidup hingga usia tua. Sebaliknya yang memiliki angka
kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah, piramida penduduknya
berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah), yang menggambarkan tingginya
angka kematian bayi dan tingginya risiko kematian.
Perkembangan
penduduk tanpa disertai dengan kontrol untuk mengukur jumlah penduduk
yang di inginkan, hanya akan menumbuhkan masalah sosial. Akan tetapi
masalah sosial ini bisa diatasi apabila perkembangan penduduk ini
diimbangi dengan pendidikan yang cukup. Pengetahuan tentang pendidikan
adalah penting untuk diketahui oleh masyarakat luas yang mana dapat
merangsang timbulnya kesadaran dan membina tingkah laku yang
yang bertanggung jawab terhadap masalah kependudukan,
sehingga masalah–masalah yang ada di atasi bersama dengan penuh
perhatian dan memungkinkan setiap timbulnya masalah dapat di cegah
atau di hindari.
Selain
pendidikan , ternyata teknologi juga berpengaruh sangat besar bagi perkembangan
penduduk. Berkurangnya atau bertambahnnya penduduk di suatau daerah
mempunyai hubungan yang erat dengan perkembangan teknologi yang
dimilikinya. Semakin tinggi teknologi yang dimiliki oleh suatu golongan
penduduk, semakin luas kemungkinan memperbesar hasil –hasil produksi
kebutuhan hidup dan semakin luas pula mata pencaharian untuk pertambahan penduduk.
Setiap pendapatan baru dari lapangan teknologi sangatlah besar pengaruhnya
terhadap perkembangan penduduk.
Indonesia
termasuk ke dalam negara berkembang. Istilah negara berkembang itu
sendiri digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan
material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara
berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja
bervariasi di dalam negara berkembang tersebut. Sejumlah negara berkembang
memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi.
Perkembangan
penduduk yang diinginkan oleh setiap negara adalah perkembangan yang
menunjukkan kenaikan grafik mutu dari segala aspek. Jika perkembangan penduduk
yang diterapkan di negara Indonesia sudah seperti layaknya perkembangan yang
sesungguhnya saya rasa tidak ada lagi cerita ataupun potret-potret kemiskinan,
kelaparan maupun keterbelakangan. Seluruh penduduk di negri ini pun akan makmur
dan bisa bersaing dengan negara lain yang sama berkembangnya dengan negara ini
maupun yang lebih maju dari negara Indonesia saat ini.
Sumber : Google
Sumber : Google
Azas-azas Sumber Daya Alam
Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang ada di alam dan dimanfaatkan
untuk kebutuhan manusia.
Sumber alam dap d bagi menjadi dua, yaitu:
1.Sumber daya yang dapat
diperbaharui (biotik)
2.Sumber daya alam yang
tidak dapat di perbaharui (abiotik)
1.Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui
Adalah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dipergunakan secara terus-menerus, contoh: air, udara, tanah, hutan, hewan dan tumbuhan.
Adalah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dipergunakan secara terus-menerus, contoh: air, udara, tanah, hutan, hewan dan tumbuhan.
2.Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui
Adalah sumber daya alam yang jika dipergunakan secara terus-menerus akan habis. Sebagian besar bahan tersebut berasal dari barang tambang, contoh: minyak bumi, batu bara, emas, perak, besi, timah.
Adalah sumber daya alam yang jika dipergunakan secara terus-menerus akan habis. Sebagian besar bahan tersebut berasal dari barang tambang, contoh: minyak bumi, batu bara, emas, perak, besi, timah.
Azas-azas Sumber Daya Alam
• Azas 1, ada dua jenis sumber daya alam dasar, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang pengunaan seterusnya dan yang tak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut.
• Azas 2, untuk semua katagori sumber daya alam, kalau pengadaannya sudah mencapai optimum, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum.
• Azas 3. materi, energi, ruang, waktu, keanekaragaman, semua termasuk katagori sumber alam.
• Azas 4. semua energi yang memasuki sebuah organisme hidup populasi atau ekosistemdapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepas.
• Azas 5, tidak ada sistem pengubahan energi yang betul-betul efisien. Meskipun energi itu tidak pernah hilang, tetapi energi tersebut akan terus diubah kedalam bentuk yang kurang bermanfaat.
• Azas 1, ada dua jenis sumber daya alam dasar, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang pengunaan seterusnya dan yang tak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut.
• Azas 2, untuk semua katagori sumber daya alam, kalau pengadaannya sudah mencapai optimum, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum.
• Azas 3. materi, energi, ruang, waktu, keanekaragaman, semua termasuk katagori sumber alam.
• Azas 4. semua energi yang memasuki sebuah organisme hidup populasi atau ekosistemdapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepas.
• Azas 5, tidak ada sistem pengubahan energi yang betul-betul efisien. Meskipun energi itu tidak pernah hilang, tetapi energi tersebut akan terus diubah kedalam bentuk yang kurang bermanfaat.
Kamis, 17 Januari 2013
Kekayaan Alam Bahan Tambang di Indonesia
1. Alumunium
Alumunium adalah logam putih perak, ringan, dan mulur. Alumunium digunakan untuk peralatan dapur, peralatan rumah tangga, mebel, dan lain-lain. Tambang alumunium terdapat di Papua.
2. Asbes
Tambang asbes terdapat di Kuningan – Jawa Barat, Papua, Pulau Halmahera – Maluku, Pulau Seram – Maluku.
3. Aspal
Tambang aspal terdapat di Pulau Buton – Sulawesi Tenggara. Aspal juga dihasilkan oleh Permigan Wonokromo, Jawa Timur sebagai hasil pengolahan minyak bumi.
4. Batubara
Daerah – daerah penghasil batubara adalah Bukitasam, pusatnya di Tanjungenim – Sumatra Selatan, Kotabaru (Pulau Laut) Kalimantan Selatan, sungai Berau, pusatnya di Samarinda – Kalimantan Timur, Dan Umbilin, pusatnya di Sawahlunto – Sumatra Barat. Selain itu, tambang batubara terdapat pula di Bengkulu, Jawa Barat, Papua, dan Sulawesi Selatan. Tambang batubara diusahakan oleh PN Batubara.
5. Bauksit
Bauksit adalah bahan baku alumunium. Tambang bauksit terdapat di Pulau Bintan (Riau) dan Singkawang (Kalimantan Barat). Selain itu, terdapat pula di Kalimantan Tengah.
6. Belerang
Belerang digunakan sebagai bahan obat patek dan korek api. Tambang belerang terdapat di Gunung Welirang (Jawa Timur). Selain itu terdapat juga di Jambi, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara.
Beberapa penambang mengambil belerang dengan cara melinggis bongkahan belerang di kaldera Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur
7. Bijih Besi
Tambang bijih besi terdapat di Cilacap (pasir besi) Jawa Tengah, Cilegon – Banten, Gunung Tegak – Lampung, Lengkabana – Sulawei Tengah, Longkana – Sulawesi Tengah, Peg. Verbeek – Sulawesi Tengah, Pulau Dermawan – Kalimantan Selatan, Pulau Sebuku – Kalimantan Selatan, dan Pulau Suwang – Kalimantan Selatan. Selain itu, terdapat pula di Bengkulu, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Bijih besi diolah oleh PT Krakatau Steel, Cilegon – Jawa Barat. Pasir besi diolah PN Aneka Tambang, Cilacap – Jawa Tengah.
8. Emas dan Perak
Tambang emas terdapat di Bengkalis – Sumatra, Bolaang Mongondow – Sulawesi Utara, Cikotok – Jawa Barat, Logas – Riau, Meuleaboh – DI Aceh, Rejang Lebong – Bengkulu. Selain itu terdapat juga di Lampung, Jambi, Kalimantan Barat, Papua, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Pabrik pengolahan emas terdapat di Cikotok – Jawa Barat.
9. Fosfat
Fosfat merupakan persenyawaan kotoran kelelawar dengan batu kapur. Fosfat digunakan dalam industri pupuk. Fosfat banyak terdapat di Bogor, Pangandaran (Jawa Barat), Gombong, Purwokerto, Jepara, Rembang (Jawa Tengah), dan Bojonegoro.
10. Garam
Garam dibuat dengan menampung air laut, kemudian diluapkan dengan sinar matahari sehingga tertinggal kristal – kristal garamnya. Garam banyak diusahakan di Pulau Madura – Jawa Timur.
11. Garam Batu
Garam batu digunakan untuk bahan pembuat obat-obatan. Garam batu banyak terdapat di Kepulauan Kei.
12. Gas Alam
Gas alam terdapat di Arun (DI Aceh) dan Bontang (Kalimantan). Gas alam juga terdapat di daerah Jawa Barat, Sumatra Utara dan Sumatra Selatan.
13. Gips
Gips banyak digunakan dalam industri keramik. Gips ditambang di daerah Cirebon, Rembang, Kalianget, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
14. Grafit
Tambang grafit terdapat di Payakumbuh dan Singkarak (Sumatra Barat). Grafit digunakan sebagai bahan pembuat pensil.
15. Granit
Tambang granit terdapat di DI Yogyakarta, Lampung, dan Riau.













